PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Jalan Batudulang-Tepal Masuk PSN 2026

Proyek pembangunan ruas jalan Batudulang–Tepal di Kabupaten Sumbawa, resmi menjadi bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) tahun 2026, melalui dukungan anggaran Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) senilai sekitar Rp92 miliar.

E
Penulis Editor
Tanggal 12 May 2026, 01:03 WITA
Jalan Batudulang-Tepal Masuk PSN 2026
PSN -- Proyek pembangunan jalan Batudulang-Tepal yang saat ini sedang dalam pengerjaan, resmi masuk sebagai proyek strategis nasional.

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online 

Proyek pembangunan ruas jalan Batudulang–Tepal di Kabupaten Sumbawa, resmi menjadi bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) tahun 2026, melalui dukungan anggaran Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) senilai sekitar Rp92 miliar. Pembangunan infrastruktur jalan tersebut kini tengah berjalan dan menjadi salah satu proyek prioritas pemerintah, dalam meningkatkan konektivitas wilayah selatan Kabupaten Sumbawa.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, Dr Dedy Heriwibowo mengatakan, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi yang dilakukan, pelaksanaan pembangunan ruas jalan Batudulang–Tepal sejauh ini berjalan sesuai rencana.

“Penanganan pembangunan ruas jalan Batudulang–Tepal saat ini berjalan on the track sesuai tahapan yang telah direncanakan,” ujarnya dalam keterangan pers, Senin (11/5).

Menurut Dedy, pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di wilayah selatan Kabupaten Sumbawa menjadi target pembangunan daerah yang dilaksanakan secara bertahap.

Ia menjelaskan, tahap pertama difokuskan pada penanganan ruas jalan Batudulang–Tepal melalui dukungan anggaran IJD tahun 2026. Selanjutnya, pemerintah juga merencanakan penanganan tahap kedua dan ketiga untuk ruas jalan Tepal–Batu Rotok serta Lenangguar–Teladan.

“Pembangunan infrastruktur jalan ini dilakukan bertahap sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah selatan,” katanya.

Ia menambahkan, total kebutuhan anggaran untuk penanganan proyek jalan melalui skema IJD di Kabupaten Sumbawa diperkirakan mencapai sekitar Rp300 miliar.

Menurutnya, proyek tersebut merupakan program langsung dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Sehingga pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, sesuai kesiapan anggaran dan tahapan teknis di lapangan.

“Untuk keseluruhan penanganan proyek IJD ini diperkirakan membutuhkan anggaran hingga Rp300 miliar dan pengerjaannya dilakukan secara bertahap,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumbawa, Much Sofyan ST, membenarkan bahwa proyek tahap pertama saat ini difokuskan pada pembangunan ruas jalan Batudulang–Tepal.

Menurutnya, pekerjaan fisik di lapangan telah mulai dilaksanakan dan terus dipantau agar berjalan sesuai spesifikasi teknis yang ditetapkan.

“Untuk tahap pertama memang difokuskan pada ruas jalan Batudulang–Tepal dan saat ini pekerjaan fisiknya sedang berlangsung,” ujarnya.

Lhargo akrabnya disapa menjelaskan, pemerintah daerah juga terus melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat, terkait kelanjutan penanganan ruas jalan pada tahap berikutnya. Adapun ruas jalan yang direncanakan masuk penanganan lanjutan yakni Tepal–Batu Rotok dan Lenangguar–Teladan yang saat ini masih dalam tahap pembahasan di tingkat pusat.

“Kami berharap penanganan lanjutan ruas jalan ini dapat segera direalisasikan agar akses transportasi dan aktivitas ekonomi masyarakat menuju wilayah selatan semakin lancar,” katanya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan tersebut memiliki arti penting dalam membuka keterisolasian sejumlah wilayah, serta mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata.

Dengan peningkatan akses jalan yang memadai, mobilitas masyarakat dan distribusi hasil produksi diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Sumbawa. (Gad)

Bagikan Berita Ini: