PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Puluhan Rumah di Kalimango Terbakar, Petugas Damkar Tewas

Kebakaran hebat melanda permukiman warga di RT 01 dan RT 02 RW 02 Kampung Sawo Dusun Pok Desa Kalimango Kecamatan Alas, Minggu (22/3), sekitar pukul 01.45 Wita. Peristiwa ini menghanguskan puluhan rumah warga dan menelan satu korban jiwa dari unsur pemada

E
Penulis Editor
Tanggal 25 Mar 2026, 16:45 WITA
Puluhan Rumah di Kalimango Terbakar, Petugas Damkar Tewas
TERBAKAR -- Tampak rumah warga di Desa Kalimango Kecamatan Alas yang terbakar. (Foto: Istimewa)

Sumbawa Besar, GaungNUSRAonline

Kebakaran hebat melanda permukiman warga di RT 01 dan RT 02 RW 02 Kampung Sawo Dusun Pok Desa Kalimango Kecamatan Alas, Minggu (22/3), sekitar pukul 01.45 Wita. Peristiwa ini menghanguskan puluhan rumah warga dan menelan satu korban jiwa dari unsur pemadam kebakaran.

Korban meninggal dunia diketahui bernama M Solikin, seorang anggota pemadam kebakaran yang tengah bertugas memadamkan api. Korban dinyatakan meninggal dunia dan telah dievakuasi ke Puskesmas Alas. Dugaan sementara, korban tersengat aliran listrik saat menjalankan tugas di lokasi kejadian.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa, H Sahabuddin, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa kebakaran terjadi dini hari dan dengan cepat merambat ke sejumlah rumah warga.

“Berdasarkan laporan awal yang kami terima, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 Wita dan menghanguskan lebih dari 30 unit rumah di dua RT. Petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujarnya.

Menurut informasi dari warga setempat, api pertama kali muncul dari rumah milik HM Nur. Dugaan sementara, sumber api berasal dari rokok yang belum padam atau obat nyamuk yang masih menyala di dalam rumah.

Kobaran api yang cepat membesar membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan diri serta harta benda seadanya. Kondisi rumah yang sebagian besar berbahan mudah terbakar turut mempercepat penyebaran api ke bangunan lain di sekitarnya.

Sahabuddin mengungkapkan, data sementara mencatat sedikitnya 30 rumah warga terbakar. Sementara enam rumah lainnya terdampak dalam peristiwa ini. Adapun para korban antara lain Asistari, Hamzah Tifa, Hamzah Naf, Haji M. Nur, Hasbulah, Ahmad Seleha, Haji Dar Ahmad, Tabrin, Masrikuling, Adi Rahma, Hamid, M. Saen, Hadijah A. Rahman, Ahmad Asan, Nurhayati Remo, Samsul Rahma, M. Ali Saleha, Salma, Hendro, Doari Adam, Ardes, M. Saleh Taram, Junaidi, Iyah Haji Safar, Sakariah Haji M. Son, Atil, Ismail, dan Hasan Esah.

Hampir seluruh material di dalam rumah warga dilaporkan habis terbakar.

Meski demikian, berkat kesigapan petugas dan dukungan warga, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke wilayah lain. Api akhirnya dapat dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 06.07 Wita.

Dibalik keberhasilan tersebut, insiden ini menyisakan duka mendalam. Seorang anggota pemadam kebakaran, M Solikin, gugur saat menjalankan tugas.

Solikin yang menjabat sebagai Komandan Regu (Danru) Pos Damkar Alas meninggal dunia setelah tersengat arus listrik bertegangan tinggi saat berupaya memadamkan api di lokasi kejadian.

“Almarhum gugur dalam tugas saat melakukan pemadaman di tempat kejadian kebakaran,” ungkap Sahabuddin.

Menurut keterangan, insiden terjadi karena jaringan listrik di lokasi belum sempat dipadamkan saat proses pemadaman berlangsung. Saat berupaya menjinakkan api, korban tersengat listrik, terjatuh, dan segera dievakuasi ke Puskesmas Alas. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

“Almarhum gugur dalam tugas saat melakukan pemadaman,” kata Sahabuddin.

Ia menambahkan, tidak ada korban lain dalam insiden tersebut. Menurutnya, almarhum dikenal sebagai sosok yang sigap dan menjadi penggerak bagi anggota di lapangan.

Pasca kejadian, tidak ada perubahan standar operasional prosedur (SOP) dalam penanganan kebakaran. Namun, pihaknya menyoroti pentingnya percepatan pemutusan aliran listrik di lokasi kejadian guna mencegah insiden serupa terulang. (Gar)

Bagikan Berita Ini: