PT GAUNG NUSRA MEDIA AMANAH

Jelang Nyepi–Idul Fitri, Stok Elpiji dan BBM Sumbawa Ditambah

Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menambah alokasi LPG 3 kilogram serta memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman.

E
Penulis Editor
Tanggal 16 Mar 2026, 11:10 WITA
Jelang Nyepi–Idul Fitri, Stok Elpiji dan BBM Sumbawa Ditambah
Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya ST MM. (Foto: Istimewa)

Sumbawa Besar, GaungNUSRA Online

Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sumbawa menambah alokasi LPG 3 kilogram serta memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) tetap aman. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat pada momentum hari besar keagamaan tersebut.

Kepala Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa, Ivan Indrajaya, mengatakan penambahan alokasi LPG bersubsidi dilakukan melalui koordinasi dengan PT Pertamina (Persero).

“Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Pertamina terus berupaya menjaga ketersediaan LPG 3 kilogram di masyarakat. Untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, kami mendapatkan tambahan alokasi fakultatif yang akan disalurkan melalui agen dan pangkalan,” ujar Ivan saat dihubungi, Senin (16/3).

Ia menjelaskan, tambahan LPG tersebut akan disalurkan secara bertahap melalui jaringan agen dan pangkalan resmi agar distribusinya tetap terkontrol serta menjangkau masyarakat yang berhak menerima.

Pada 17 dan 18 Maret 2026, tambahan alokasi LPG mencapai 74 persen dari kuota harian. Rinciannya masing-masing 37 persen per hari atau sekitar 10 ribu tabung LPG yang akan didistribusikan kepada masyarakat.

Selanjutnya, pada 19 dan 22 Maret 2026, tambahan alokasi ditingkatkan hingga 174 persen dari kuota harian. Dengan demikian, rata-rata tambahan distribusi mencapai sekitar 87 persen per hari atau setara sekitar 4.408 tabung LPG 3 kilogram per hari.

Ivan menegaskan, pemerintah daerah terus memantau distribusi LPG di lapangan melalui koordinasi dengan agen dan pangkalan untuk memastikan penyalurannya berjalan lancar serta tepat sasaran.

“Distribusi LPG terus kami pantau melalui koordinasi dengan agen dan pangkalan, sehingga penyalurannya bisa berjalan lancar dan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Selain LPG, pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Sumbawa dalam kondisi aman. Pasokan BBM ke daerah tersebut tetap berjalan normal karena kapal pengangkut datang secara berkala sesuai jadwal distribusi.

“Stok BBM aman untuk empat hari ke depan. Kapal pembawa BBM datang sesuai jadwal setiap empat hari, sehingga kami berharap tidak terjadi panic buying di Kabupaten Sumbawa,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa konflik di kawasan Timur Tengah saat ini tidak berdampak terhadap ketersediaan stok BBM di wilayah Sumbawa.

Berdasarkan data yang dihimpun, stok BBM saat ini meliputi Pertalite sebanyak 1.744 kiloliter (KL), BioSolar 3.514 KL, Pertamina Dex 35 KL, serta Pertamax sebanyak 682 KL. Jumlah tersebut dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Nyepi dan Idul Fitri.

Pemerintah daerah pun mengimbau masyarakat agar membeli LPG dan BBM sesuai kebutuhan serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Dengan stok yang tersedia saat ini, kebutuhan BBM masyarakat di Kabupaten Sumbawa masih dalam kondisi aman menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dan Hari Raya Nyepi,” pungkasnya. (Gam)

Bagikan Berita Ini: