Sumbawa Besar, GaungNUSRA
Aktivitas arus penumpang di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, mengalami peningkatan selama periode Januari hingga April 2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa, Tri Pono Basuki Wijianto mengatakan, peningkatan tersebut terlihat dari jumlah penumpang yang datang maupun berangkat melalui Bandara Sumbawa dalam empat bulan terakhir.
“Dari hasil evaluasi yang kami lakukan, jumlah penumpang yang datang dan berangkat mencapai lebih dari 200 orang per hari,” ujarnya, Selasa (12/5).
Menurut Tri Pono, saat ini penerbangan reguler yang dilayani di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa masih didominasi maskapai Wings Air dengan rute penerbangan menuju Denpasar, Bali dan Lombok.
Untuk rute Sumbawa–Denpasar, penerbangan dilayani satu kali setiap hari pada pukul 10.30 Wita. Sedangkan penerbangan rute Sumbawa–Lombok tersedia dua kali sehari, masing-masing pada pukul 11.00 Wita dan 13.30 Wita.
Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang, Tri Pono menilai pertumbuhan tersebut masih tergolong moderat apabila dibandingkan dengan bandara besar lainnya di Indonesia.
Ia menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang juga dipengaruhi adanya penambahan frekuensi penerbangan. Namun demikian, tingkat keterisian kursi pesawat atau okupansi belum sepenuhnya maksimal.
Menurutnya, dari kapasitas pesawat yang mencapai 72 kursi, rata-rata jumlah penumpang yang terisi berkisar antara 40 hingga 60 penumpang atau sekitar 65 hingga 70 persen.
“Jumlah penumpang memang meningkat, tetapi okupansi sedikit menurun karena adanya tambahan frekuensi penerbangan. Artinya, total kursi yang tersedia belum seluruhnya terisi penuh,” jelasnya.
Kendati demikian, pihak bandara memastikan operasional penerbangan di Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa tetap berjalan stabil, aman, dan lancar. (Gad)